Wednesday, June 24, 2009

Concrete

Berita sederhana, tapi gue suka karena diterjemahin dan jadi bagus. Hehehe... Tapi gue gak ngerti kenapa masuk ke desk Jasa, padahal harusnya Ibukota. Ah, terserahlah... :D

JALAN DI JAKARTA AKAN DIBETON
Kategori: Jasa (JAS)
17:37 Senin, 22 Juni 2009

Jakarta, 22/6 (ANTARA) - Setelah melakukan pelapisan aspal bertahun-tahun tanpa hasil memadai, Pemprov DKI akhirnya memutuskan untuk membeton jalan di Jakarta sehingga lebih kuat menahan beban maupun banjir.

"Ke depan akan diupayakan pembangunan jalan rawan rusak dengan konstruksi beton yang dilakukan secara bertahap, mengingat biayanya besar," kata Gubernur DKI Fauzi Bowo dalam sambutannya saat Sidang Paripurna DPRD DKI menyambut HUT ke 482 Kota Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Senin.

Selama ini, beban kendaraan yang besar dan banjir tahunan yang melanda Jakarta adalah dua penyebab utama rusaknya jalan.

Rusaknya jalan itu kemudian menimbulkan efek domino semakin menambah kemacetan yang awalnya dipicu oleh rasio kendaraan dan panjang jalan yang tidak seimbang.

"Kalau kita membuat jalan dengan aspal, musim hujan pasti rusak lagi. Makanya kita berpikir tidak apa mengeluarkan dana yang tinggi untuk betonisasi di awal tapi bisa awet," ujar Wakil Gubernur Prijanto saat dihubungi setelah sidang.


Wagub mencontohkan jalan sepanjang Ancol- Martadinata- Tanjung Priok yang telah dibeton sehingga tidak lagi rawan macet.

"Dulu di jalan itu kalau hujan seperti kubangan, sekarang sudah tidak," ujarnya.


Namun karena biaya besar harus dikeluarkan untuk pembetonan jalan, Wagub menyebut tidak semua jalan di Jakarta yang akan dibeton.

Pemprov DKI akan memilih jalan-jalan tertentu yang memiliki beban berat untuk dibeton terlebih dahulu.


"Tahun ini Yos Sudarso yang akan dibeton. Tapi belum diprioritaskan daerah mana di Jakarta yang akan dibetonisasi," kata Wagub.

Biaya untuk pembetonan itu disebut Prijanto akan diambilkan dari APBD DKI.


"Pos-pos yang bisa ditunda, akan dilakukan efisiensi. Kegiatan yang tidak terlalu penting seperti kajian, talkshow, yang bisa ditunda akan ditunda. Saya lebih penting pembangunan fisik," kata Prijanto.

Selain itu, menurut UU Pemerintahan Daerah, DKI juga bisa meminta bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat dalam APBN.


"Menurut UU, kita juga bisa meminta bantuan dari APBN, seperti yang sudah kita lakukan di BKT (Banjir Kanal Timur)," ujar Wagub.

***4***
(T.A043/B/S006/S006) 22-06-2009 17:37:24

ROADS IN JAKARTA TO BE REBUILT WITH CONCRETE
Kategori: National News (NAT)
18:58 Senin, 22 Juni 2009

Jakarta, June 22 (ANTARA) - The Jakarta city administration decided on Monday to rebuild roads in the Indonesian capital with concrete to make them stronger in resisting loads and flood waters.

"Efforts will be made in the future to rebuild roads that have been damaged with concrete. It will be done in stages as the cost is very high," Governor Fauzi Bowo told a regional legislative assembly meeting to mark the city`s 482nd anniversary.

He said vehicles` loads and annual floods had so far been the main factors contributing to road damage.


The governor said roads that were damaged had worsened traffic jams caused by a gap in the ratio between the number of cars and the length of roads.

"Roads that we asphalt are always damaged when the rainy season comes. Therefore we are thinking of rebuilding them with concrete. Although it will cost a lot, the new roads will be more durable," Vice Governor Prijanto said.


In support of his statement he referred to the smooth traffic in the Ancol-Martadinata-Tanjung Priok road following rebuilding with concrete.

He said "the road used to be like a pool when rain came but the situation no longer exists now," after it was rebuilt with concrete.


Prijanto said not all roads in the city would be rebuilt with concrete all at once in view of the cost, adding the city administration would prioritize those bearing heavy loads.

"This year priority is given to the Yos Sudarso road," he said.


He said the funds for the project would be taken from the regional budget. "Efficiency will be increased by delaying projects considered not urgent such as studies or talk shows. We will prioritize physical development projects," he said.

"We will possibly ask for assistance from the central government like what we have done for the East Canal Flood Control project," he said.


***4***

T.A043/

(H-YH/A/HAJM/18:50/A/O001)

No comments: