Beberapa orang memperlakukan kata cinta dengan murah. Mengobralnya tanpa beban. Aku suka kamu, aku bahkan mungkin cinta kamu, terlontar pada pertemuan kedua didepan muka kosongku. Pertemuan kedua! Dan aku tidak mengatakan apa-apa. Tidak ingin mengatakan apa-apa. Tidak cukup peduli untuk mengatakan apapun.
Apa yang perlu dikatakan? Aku juga mungkin cinta kamu? Bahkan menuliskan kata itu saja memunculkan rasa pahit dilidah. Cinta adalah suatu konsep yang abstrak. Jadi memang semua orang berhak untuk menginterpretasikannya seenaknya sendiri. Tapi ada beberapa orang yang serius-romantis (untuk membedakan dengan romantis-murahan) yang tidak suka mengumbar kata cinta, terutama dengan orang yang baru dikenal.
Butuh hingga enam tahun buatku untuk menyadari mungkin aku mencintai seseorang. Dan itu juga tidak berarti aku harus meneriakkannya diatap gedung apartemen atau memamerkan di seluruh media sosial yang aku punya. Cinta itu untuk dirasakan. Diresapi. Dinikmati. Dan diungkapkan dalam waktu yang tepat. Dengan orang yang tepat.
No comments:
Post a Comment