Tuesday, January 24, 2006

Tired of Lousy Singers

Ketika seorang penyanyi baru muncul, biasanya ia akan baik ama pers, karena.. yah, hukum alam, kali! Pers bisa bikin ia beken, bisa pula bikin ia keliatan jelek. Nah, menyadari kekuatan itu, biasanya penyanyi baru gak akan macem2 ama wartawan.

Kecuali satu ini.

Jadi gue dateng ke konpers Andrini, mantan model/ bintang sinetron/ penulis lagu/ backing vokal/ selebriti lah.. yang ngeluarin album barunya.
Dalam suasana launching album perdana dari penyanyi yang belum dikenal, wajar kan kalo gue sebagai wartawan mengharap dia "menjual dirinya" waktu itu. Be friendly, be very-very informative, karena:
1. Dia belum dikenal, jadi kalo gue search di google pun bisa jadi gak akan ada keluarannya
2. Kita ingin dapet profil dan yang paling penting, quote dari yang bersangkutan.

Nah, berbekal pengetahuan sederhana itu, gue memulai pendekatan. Saat2 awal gue hanya mendengarkan wartawan lain wawancara (karena mereka duluan). Dan yang menyebalkan, pas dia keliatan udah capek, dengan seenaknya dia nyuekin wartawan (that's include me) dan sibuk foto2 ama temennya. Gue yang mencoba ngomong "Satu pertanyaan lagi aja, mbak.." juga gak digubris. Dicuekin abis. Dan gue langsung bengong.

"What the f*ck?!?!?!"

Dengan enteng dia pergi, foto2 n sibuk mejeng didepan kamera tivi. Ampun deh. Ingat, kita ngomongin penyanyi baru. Bukan Incubus, Pearl Jam ato Joss Stone! Gue bengong bentar, menahan diri buat ENGGAK nyambit dia ama rekorder gue, dan balik kanan. Pulang.

Yang lebih menyebalkan, dua hari kemudian gue kembali ketempat yang sama (Zoom Cafe, Wisma Nusantara) untuk acara yang sama (launching album perdana Cindy). Gue yang udah bete akhirnya berusaha untuk tidak berharap banyak ama penyanyi baru ini. Tapi yang terjadi malah sebaliknya.

Cindy, dengan senyum manisnya ternyata menyambut baik semua pertanyaan. Bahkan, ada anak tivi yang entah terlalu bersemangat (kita bilang sih "anak baru, kayaknya..) ato gak ada waktu lain lagi, malah bikin profil dia disitu juga, didepan wartawan lain yang ngantri, bahkan sampai memohon2 "saya dua pertanyaan aja, mbak.."

Tapi si Cindy masih ngeladenin semuanya, dengan senyum manisnya itu. Oh, yang ini lumayan, pikir gue. Apalagi ditambah dia gak sombong, gak sok kebarat2an (padahal dia kuliah di AS dan sempat bikin vokal grup disana, New Voices, yang batal rekaman karena peristiwa 11 September).

See, harusnya penyanyi baru itu kayak gitu. Mbok ya.. yang ramah dikit. Udah tau kan acaranya launching album? Udah tau kan yang dateng adalah wartawan? So, prepare yourself! Lu gak bisa capek dalam kesempatan seperti itu dan seenaknya memutuskan, "Oke, gue gak mau jawab pertanyaan lagi". You just can't do that, girl!

Gue beneran kesel ama Andrini. Apalagi ditambah kenyataan bahwa gue wawancara si Balawan (gitaris yang beken ama teknik touch tapping something.. ;D) dan si Balawan baek2 aja. Malah diajak foto bareng juga sangat kooperatif, senyum. Gue juga jadi diundang ke launching albumnya dia. Nah, itu baru bener. Gue kan jadi gak males nulisnya.

Emang suka nyebelin deh, orang yang gak tau diri. Hidup Balawan!

Hehehe...

2 comments:

Anonymous said...

Mba Arie,

Ini Cindy.
Thank you untuk comment yang baik tentang saya di website ini ya.
Tanggal 4 Maret ini jam 9 PM Balawan dan Batuan Ethnic Fusion akan main Featuring Cindy (2 lagu) di Java Jazz Festivals.
Semoga mba bisa dateng.
Thank you.

LonelyWanderer said...

hmm.. maaf juga ya andrini, mungkin aku agak keterlaluan ngomentarinnya. yah, lain kali mungkin aku gak perlu sewot sebegitunya.

dan buat kalian berdua, good luck ya.
;D