Wednesday, July 9, 2008

Wartawan AKAP

Yup, udah tiga hari ini gue jadi wartawan AKAP alias Antar Kota Antar Provinsi. Keren, serasa bus! Hehehe..

Gara2 ada bokap dan kakak gue sekeluarga yang dari Tuban kesini, gue jadi harus ikutan deh, nginep di Cimanggis. Nah, Cimanggis itu kan itungannya dah Depok, Bogor. Nah, lo. AKAP.

Gak cuma harus bepergian sejauh2nya yang bisa dicapai manusia normal (berlebihan, I know..), tapi disela-sela itu, gue harus juga berpartisipasi dalam kegiatan2 kreatif yang berhubungan dengan menghibur anak perempuan berumur 3 tahun, 5 tahun, 10 tahun dan seorang ABG berumur 11 tahun.

Pagi ini contohnya. Mentang2 gue bekerja agak siangan (dan pulang agak maleman), kakak gue dengan sangat meyakinkan berhasil meyakinkan gue (baca: memaksa) untuk membawa rombongan anak TK itu ke Ragunan. Hmm.. terdengar menarik dan menantang, bukan? Pastinya..

Pertama, Ragunan adalah kebun binatang. Kedua, gue bawa rombongan anak2. Perfect combination untuk sebuah keributan. Dan memang itulah yang terjadi. Keributan. Satu fenomena yang tidak dapat dijelaskan dengan kata2 secara tepat. Mungkin kalau ada yang mau tahu, silahkan dilihat sendiri ke Ragunan, sebuah keluarga besar dengan banyak anak. Kira2 samalah kerepotannya.

Untungnya auntie duty itu hanya berakhir sampai jam 12 saja. Ketika kakakku datang dan menjemput sumber keributan itu dan gue bebas tugas. Tapi bukan berarti gue bisa duduk santai, minum teh anget sambil liat cowok keren ngapa2in (hehehe.. maunya), karena gue harus mengejar busway ke Balaikota. Real duty is waiting!

Sampe di Balaikota, gue dah lemes. Capek. Dan sekarang jam 6 sore, dan gue masih harus berjuang untuk menyelesaikan dua berita lagi, sebelum kembali mengejar busway ke Kampung Rambutan, untuk kembali ber-AKAP ria. Duh..

Arsip:

- Listrik Padam, Tiket Busway Manual

No comments: