Tuesday, October 28, 2008

Katanya Mau Boikot...

Kok gak jadi boikotnya? Kirain jadi...

So, hari ini gue ke Balaikota siang, setelah liputan pagi terlebih dahulu, berpikir kalo anak2 akan menyeriusi ajakan boikot gubernur kemarin. Ternyata, waktu gue dateng ke press room siang2, dengan santainya anak2 ngomong, "Gubernur udah bisa diwawancara kok. Gak ada apa2".

Hweh? Gue langsung bengong. I think they're missing the point of boycotting. Boikot adalah satu bentuk pernyataan sikap. Dalam kasus ini, menurut gue boikot penting untuk menekankan kedudukan kita disitu adalah sebagai wartawan, bukan kepanjangan tangan humas. Kita harus menunjukkan posisi sebenarnya, mereka yang butuh kita, bukan sebaliknya.

Tapi begitulah. Belum juga dimulai, boikot sudah selesai. Hahaha.. what a joke..

No comments: