Sunday, October 30, 2011

Dunia Mungkin Memang Milik Pria dan Itu Menyebalkan

*spoiler alerts: penuh dengan kegalauan dan tuntutan ketidakadilan. hahaha.. Yup, mungkin memang dunia milik pria dan bahkan yang nulis kolom "love and sex" sepertinya juga pria. Bagaimana tidak, kenapa semua artikel yang bermaksud untuk membuat sebuah hubungan menjadi "berhasil" atau "bahagia" pasti diisi dengan bagaimana wanita harus mengerti pria. Dan yang paling menyebalkan adalah ancaman, "Ingat, jika anda tidak memberi perhatian terhadap pria anda, dia bisa saja mencarinya ditempat lain". WTF? Kenapa semua sepertinya harus dibebankan kepada wanita. Kenapa menjadi pengertian, memberikan dia kebebasan untuk bergaul dengan teman-temannya, mengerti memahami masalahnya, mendampinginya di masa susah, bahkan dalam kasus hubungan ibu-anak cowok yang aneh dan appropriate (salah satu artikel pakai eufimisme "anak mama" dan mengabaikan fakta bahwa semua orang memang anak mama!!), tetap saja wanita yang harus mengalah dan bahkan mendekati ibunya untuk berteman dan menjadi tidak mengancam hubungan itu. WTF?? Membaca artikel-artikel ini saja, gue udah ngerasa capek. Karena gue tidak tertarik untuk melakukan segala sesuatu seperti yang disarankan. (Btw, pria juga meminta agar wanitanya merawat diri agar terlihat cantik karena itu penting, wanita yang merawat diri dianggap bisa merawat dia juga. Sebenernya mereka butuh pacar atau nanny, gue gak ngerti). Bagaimana dengan masalah kita, wanita? Kenapa tidak ada yang meminta pria untuk memahami wanita menjadi moody saat PMS, tidak ingin direcokin ketika belanja sepatu, tidak ingin disuruh-suruh masak dan kursus kecantikan dan juga butuh waktu sendiri untuk selingkuh dengan pria lain? Hahaha.. Dan kenapa juga gue baca-baca artikel sampah? ;p

No comments: