Wednesday, July 18, 2007

Watch Out You Guys Bodrex Journalist!!

Beritanya rada provokatif, but hey, temen gue Yeni bilang ini bagus. Lagian, banyak pihak yang komplain juga tentang wartawan2 bodrex ini, jadi emang sudah sepantasnya ada seseorang yang bergerak membela profesinya.

Maksudnya gue.

Dapet berita dari diskusi yang diadain Dewan Pers kemarin. Diskusinya sendiri yah.. lumayan rame, tapi gitu deh. Hehe.. Gak terlalu berminat, kecuali saat Wakil Ketua Dewan Pers Leo Batubara ngomong. Dia bukan ngomong sih, sebenernya. Ngomel mungkin istilah yang lebih pas ;D.

Tapi ada satu yang bikin gue rada bertanya2. Jadi pak Leo itu menekankan bahwa negara patut mendidik para wartawannya. Jadi harusnya pelatihan2 jurnalistik itu tanggung jawab negara. Maksudnya dibayarin negara.

Cuma gue rada2 gak setuju. Gue selalu berpendapat bahwa wartawan itu harus menjauhkan diri dari kekuasaan. Nah, kalo semua pelatihan kita dibayarin sama negara, gimana kita mau ngritik mereka yang ngasi kita "makan"? Katanya kan kita pilar keempat demokrasi setelah A, B dan C? Hehehe.. apalah itu isinya A, B dan C. Nah, kalo negara ikut campur dalam perkembangan kita, gimana coba?

Kalo kata gue sih, pendidikan tetep tanggung jawab media masing2. Tapi ini mungkin karena gue skeptik aja sama pemerintah dan gak suka banget kebiasaan kolektif orang Indonesia yang suka minta orang lain bayarin makan buat kita. Kita kan emang hobinya gitu, minta2 sumbangan ama siapa ajalah. Anak2 kecil aja udah diajarin minta sumbangan. Liat aja di metromini2, banyak tuh.

Oh, ya, dan ini berita tentang wartawan bodrex itu: Wartawan "Bodrex" Dapat Dijerat Pasal 228 KUHP

No comments: